04 Mei 2020 menjadi hari penuh
cerita dalam dunia pendidikan di Indonesia sebagai akibat dari Pandemi
Covid-19. Pandemi Covid-19 atau Virus Corona yang penyebarannya seperti siluman
ini, memberi pengaruh besar dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat, salah
satunya adalah dunia pendidikan.
04 Mei 2020, Hari ini adalah hari
dimana Seluruh pelajar tingkat akir Sekolah Menengah Atas (SMA) mendengar
pengumuman kelulusan sesui dengan keputusan Kemendikbud.
Tidak seperti tahun-tahun
sebelumnya namun tahun ini sangat berbeda, bagaimana tidak, pengumuman
kelulusan yang seharusnya dilakukan melalu Informasi via online atau media
cetak atau melalui rapat dewan guru bersama orangtua tidak terjadi tahun ini namun
dilakukan secara tatap muka bersama siswa dan orangtuanya untuk pemberian
amplop Surat Keterangan Lulus siswa/i.
Suasana yang baru ini mungkin
tidak terasa di perkotaan yang padat penduduk sehingga info kelulusan
disampaikan via online atau media cetak
namun di daerah perkampungan atau pedesaan, tidak hanya menyampaikan
info kelulusan bagi siswa tetapi bapak ibu guru harus bertemu langsung dengan
siswa dan orangtua di tempat tinggalnya masing – masing untuk penyerahan Surat
Keterangan Lulus.
Salah satu Sekolah yang turut merasakan hal itu yaitu SMA Negeri 2 Semau yang terletak di Pulau Semau – Kabupaten Kupang. Sejak Tiga tahun lamanya siswa menempuh perjalanan melewati hutan dan mendaki gunung untuk menjangkau sekolah, namun kali ini hal tersebut harus dilakukan dewan guru untuk menyerahkan SKL bagi siswa.
Berikut adalah documentasi Bapak
dan Ibu guru SMA Negeri 2 Semau yang hendak bertemu langsung dengan siswa untuk
penyerahan SKL










