Friday, December 18, 2020

PERPISAHAN

Tags

 




Rasanya berat ketika kita selalu bersama lalu pada saat tertentu harus berpisah karena tugas dan tanggung jawab yang baru. 


2 Tahun rasanya cukup lama ketika kita selalu bersama dalam suka dan duka dalam sehati dan sepikir  menjalani setiap tugas secara bersama. 


"Dimana bumi dipijak disitu langit di junjung"

Demikian pepatah lawas yang disampaikan Ketua Komite SMA Negeri 2 Semau dan ucapan terimakasih yang disampaikan Ibu Kepala SMA Negeri 2 Semau mewakili bapak ibu guru SMA Negeri 2 Semau, sebagai pesan perpisahan kepada saudara Yacob Romly Pong, S.Pd yang harus meninggalkan SMA Negeri 2 Semau untuk menempati tempat tugas yang baru. 


"Kalau  ada sumur diladang boleh kita menumpang mandi, kalau ada umur panjang boleh kita berjumpa lagi" 


Perpisahan mungkin adalah salah satu momen yang paling berat bagi setiap individu. Entah berpisah sementara maupun selamanya. Kedua hal-nya pasti sama-sama berat untuk dilalu


Setiap pertemuan pasti akan memiliki momen perpisahan. Oleh sebab itu, perpisahan mengajarkan kita untuk menghargai pertemuan. Banyak orang mengatakan, adanya perpisahan mendatang akan ada pertemuan baru. Namun, kesedihan dalam perpisahan itu pasti akan tetap ada. Walau dijanjikan dengan pertemuan yang lebih baik.


Oleh karena itu biarlah dengan perpisahan ini bisa kitapun dapat melihat sisi positif perpisahan















Tuesday, December 15, 2020

Mari Menanam Pohon

 


Jika  berpikir untuk satu tahun ke depan, semailah sebiji benih.
Jika berpikir untuk sepuluh tahun ke depan, tanamlah sebatang pohon.


Kalimat bijak di atas adalah pepatah Cina yang sudah ada sejak 500 tahun sebelum Masehi. Di masa yang amat lalu itu ternyata orang sudah menyadari arti penting pohon. Hal ini bisa dibilang ironis, karena pada masa itu, jumlah pohon yang menutupi permukaan bumi relatif lebih banyak dari sekarang. Pun, tingkat pembangunan yang menyebabkan polusi masih belum setinggi saat ini. Namun demikian, keberadaan sebatang pohon sudah disadari betul manfaatnya, tercermin dari kata-kata bijak di atas tadi.


Mengapa sebatang pohon begitu penting artinya, karena sebatang pohon mampu memberikan banyak manfaat. Di masa lalu, pohon adalah penyedia naungan, makanan, dan kayu bakar bagi manusia. Kini, di masa yang bentuk kehidupannya lebih kompleks, peran pohon pun juga bertambah.

Karenanya marilah menanam pohon dan berpikir untuk 10 hingga 20 tahun mendatang.